Anggrek merupakan tanaman hias yang bunganya sangat indah. Anggrek telah dikenal manusia sejak 200 tahun lalu dan barulah sejak 50 tahun terakhir mulai dibudidayakan di Indonesia. Pusat tanaman anggrek di Eropa ialah Inggris, sedangkan di Asia ialah Muangthai. Di Indonesia, anggrek banyak berada di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera maupun di Irian Jaya. Baca juga 5 Peluang Bisnis Tanaman Hias Bunga Mawar Jenis Bunga Anggrek Jenis anggrek yang ada di Indonesia termasuk jenis yang indah di antaranya yaitu Vanda tricolor berada di Jawa Barat dan di Kaliurang, Vandahookeriana warnanya ungu berbintik-bintik berasal dari Sumatera, anggrek ralat atau Dendrobium phalaenopsis, anggrek bulan atau Phalaenopsis amabilis, anggrek Paphiopedilun praestans, dari Irian Jaya, serta anggrek Paphiopedilun glaucophyllum yang berasal dari Jawa Tengah. Tanaman hias anggrek bisa dibedakan berdasarkan sifat hidupnya menjadi 3, yaitu Anggrek Ephytis ialah jenis anggrek yang menumpang pada batang pohon lain namun tidak merusak atau merugikan yang ditumpangi. Alat yang digunakan untuk menempel ialah akarnya, sedangkan akar yang fungsinya untuk mencarri makanan ialah akar udara. Anggrek semi Ephytis ialah jenis anggrek yang menempel pada pohon atau tanaman lain tetapi tidak merusak yang ditumpangi, cuma akar lekatnya juga berfungsi seperti akar udara yaitu untuk mencari makanan untuk berkembang. Anggrek Terrestris ialah jenis anggrek yang hidup di atas tanah. Anggrek jenis ini juga banyak dibudidayakan Tanaman hias anggrek bisa tumbuh di berbagai ketinggian tempat. Tanaman ini bisa tumbuh mulai dari 0 sampai m di atas permukaan air laut. Jenis anggrek yang tumbuh pada dataran rendah sekitar 0-300 m di atas permukaan laut diataranya yaitu Acampe praemorsa, Pholidota imbricata, Cymbidium aloifolium, dan Vanda roxburghii. Sedangkan jenis anggrek dataran tinggi ketinggian sekitar m di atas permukaan laut diataranya yaitu Bulbophyillum retusiusculum, Habenaria cumminsiana, Nervilia macroglossa, Pleione maculate, Herminium longilobatum, dan sebagainya. Struktur morfologi tanaman hias anggrek, terutama bunganya sangat menarik. Tanaman ini adalah tanaman herba tahunan, yang tumbuh di beberapa keadaan iklim yang bermacam-macam. Jenis anggrek ada yang hidup di semak-semak atau pohon-pohonan dan disebut sebagai anggrek liar, ada yang hidup di tanah atau yang disebut terestrial, ada yang hidup di batuan dan disebut litofit, yang hidup di sisa-sisa tanaman ialah epifit, sedangkan yang tumbuh di air seperti Rhizanthella dan Cryptanthemis dinamakan semiakuatik. Tanaman hias anggrek tidak bersifat parasit, sehingga tidak merugikan tanaman lainnya. Tanaman ini memenuhi kubutuhan makanan untuk dirinya sendiri dari proses fotosintesis, dan malah tahan hidup berbulan-bulan meskipun tanpa perawatan. Budidaya tanaman hias anggrek akan berhasil dengan baik jika lingkungan tumbuh alaminya bisa terpenuhi. Faktor genetik merupakan faktor yang penting dalam pertumbuhan dan pembungaan tanaman anggrek. Tetapi, faktor lingkungan juga ikut berperan menetukan kesuksesan budidaya tanaman hias bunga anggrek. Beberapa faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman ini adalah temperatur, kelembapan dan sinar matahari Secara garis besar bunga anggrek terbagi menjadi 3 jenis yaitu anggrek Epiphyt, Semi Epiphyt dan anggrek Terrestris atau anggrek tanah. Ketiga jenis anggrek tadi sudah kita bahas sebelumnya. Beberapa tips yang dapat saya berikan yaitu Tips Media Tanam Bunga Anggrek Dalam budidaya tanaman hias anggrek Anda perlu mengetahui media atau tempat untuk menanam bunga anggrek yang cocok sesuai dengan jenis anggrek itu. Budidaya anggrek sesungguhnya tidaklah terlalu sulit bagi orang awam, bahkan untuk menanam bunga anggrek Kamu tak perlu memakai pot, sebab tanaman anggrek dapat menempel pada tanaman lain. Untuk lebih baiknya pasti akan lebih maksimum jika memakai pot tersendiri. Tips Tempat yang Bagus untuk Budidaya Tanaman hias anggrek Selain memperhatikan media yang dipakai untuk menanam anggrek, Kamu harus memperhatikan tempat untuk menanam bunga anggrek tersebut. Pilihlah tempat yang memiliki intensitas matahari yang cukup bagus, sebab pertumbuhan tanaman hias anggrek sangat terpengaruh dengan intensitas sinar matahari yang diterima. Upayakan untuk menyesuaikan jenis tanaman hias anggrek berdasarkan tingkat intensitas matahari yang diterima sehingga anggrek dapat tumbuh dengan maksimal. Cara menanam bunga anggrek yang benar salah satunya dengan peletakan pot yang tepat. Berdasarkan tingkat kebutuhan intensitas cahayanya anggrek terbagi menjadi tiga jenis. Jenis pertama tanaman hias anggrek yang mesti terkena sinar matahari secara langsung. Jenis anggrek yang cocok untuk dibudidayakan di area terbuka ialah anggrek Vanda, anggrek Arachnis dan anggrek Renanthera. Sedangkan jenis kedua ialah jenis anggrek yang dapat tumbuh baik di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Jenis anggrek yang cocok bagi keadaan ini merupakan anggrek Ancedium, anggrek Dendrobium, atau anggrek Cattleya. Untuk membudidayakan tanaman anggrek jenis kedua ini Anda perlu mempunyai tempat yang khusus yang telah dirancang sedemikian rupa supaya bisa memaksimalkan pertumbuhan anggrek yang Kamu tanam. Sedangkan jenis tanaman hias anggrek yang terakhir ialah anggrek yang tidak suka terpapar sinar matahari, sehingga Anda perlu menaruhkan tanaman ini pada lokasi yang teduh. Jika Kamu memiliki halaman rumah yang teduh, sebaiknya Kamu menanam jenis Anggrek Paphiopedilum dan anggrek Phalaenopsis. Tips Ketinggian Pot Bunga Anggrek Hal lain yang tidak kalah penting dalam budidaya tanaman hias anggrek yaitu ketinggian tempat untuk meletakkan pot anggrek. Teknik menanam berikutnya yaitu menanam anggrek menurut ketinggian tempat tanam. Berdasarkan ketinggian tempat tanam anggrek terbagi menjadi tiga jenis Ketinggian 1001 m dpl. JikaKamu tinggal di tempat dengan ketinggian 1001 m dpl jenis anggrek yang cocok bagi Kamu tanam ialah anggrek cymbidium dan anggrek miltonia. Ketinggian 500 β 1000 m dpl. JikaKamu mau membudidayakan anggrek jenis Dendrobium, Oncidium atau Cattleya Kamu perlu menempatkan tanaman ini di ketinggian 500 β 1000 m dpl. Ketinggian 500 m dpl. Jenis ketiga ialahanggrek yang akan tumbuh secara maksimum jika ditempatkan pada ketinggian 500 m dpl. Salah satu contoh tanaman hias anggrek yang tumbuh pada ketinggian ini merupakan anggrek jenis Arachnis dan Vanda. Selain ketinggian tempat tanam Kamu juga harus memperhatikan sirkulasi udara di tempat tersebut. Lokasi yang bagus untuk pertumbuhan anggrek ialah tempat yang mempunyai angin sedikit. Hal lain yang mesti diperhatikan yakni kelembaban udaranya supaya tanaman anggrek dapat tumbuh subur dan menghasilkan bunga yang indah. Tips Memilih Bibit Bunga Anggrek Sebelum menanam bunga anggrek tentu saja Kamu perlu memilih bibit yang memiliki kualitas yang bagus. Pilihlah bibit yang siap untuk dibudidayakan pada umumnya bibit yang bagus yaitu bibit yang sudah berumur 1 tahun dan sudah mempunyai daun serta akar. Bibit tersebut harus ditanam di plastik selama 3 bulan, sehabis itu barulah pindahkan ke dalam pot kecil diameter 6 cm sampai 12 cm. Berikan sedikit pupuk organik selama proses pembibitan supaya pertumbuhan tanaman hias anggrek optimal. Seusai 3 bulan berada di pot kecil, barulah kamu bisa memindahkan anggrek ke dalam pot yang berukuran lebih besar. Cara Menanam Bunga Anggrek di Pot atau Papan Pakis dengan Tepat Ada dua cara menanam bunga anggrek, yaitu Ditanam pada pot Ditempel pada pohon atau papan pakis. Sesungguhnya kata para farmer Anggrek, menanam anggrek itu amat mudah dan sederhana, tetapi dibutuhkan kesabaran, ketelatenan dan fokus. Anda juga harus mengetahui cara menanam bunga anggrek agar cepat berbunga dan maksimal pertumbuhannya. Nah yang paling penting pada penanaman anggrek menurut pendapat saya ialah perakaran Anggrek tidak rusak, apabila akarnya rusak dan busuk maka anggrek tak akan tumbuh dan berkembang dengan baik, tanaman tidak goyang dan drainase lancer. Maka dari itu dalam penanaman anggrek di pot, di butuhkan pot yang banyak lubang di bawahnya dan peletakan pot anggrek harus betul untuk memberikan pertumbuhan tanaman hias yang bagus dan bunga yang indah. Cara Menanam Bunga Anggrek di Pot Adapun perlengkapan yang diperlukan untuk menanam di pot yaitu Penanaman tanaman Anggrek di Pot Plastik, Pot Tanah atau Pot Semen. Pot yang akan digunakan sebaiknya pot baru namun bisa pula memakai pot bekas tetapi harus dengan pembersihan terlebih dulu. Pot bekas pada umumnya ditumbuhi lumut, jamur bahkan mungkin bakteri. Dan mungkin pot sudah asam. Untuk itu harus dibersihkan sampai benar-benar bersih. Tiang penahan batang tanaman hia anggrek. Lebih baik dibuat dari kawat dengan diameter 2-4 mm. selain kokoh juga tahan lama. Fungsi dari tiang ini merupakan penyangga tanaman supaya tidak goyang saat penyiraman atau pemberian pupuk. Sehingga pertumbuhan akar tidak terganggu. Tiang penyangga ini dapat Anda lepas jika tanaman telah menempel kuat pada pot. Media tanam tanaman hias anggrek Media tanam yang baik untuk menanam anggrek yaitu, potongan pakis, arang kayu, sabut kelapa. Cara Menanam Bunga Anggrek dengan Menggunakan Pot yaitu Pasang tiang penahan hingga menyentuh dasar pot. Kemudian masukkan media arang kayu atau potongan atau bisa juga dengan sabut kelapa. Sehabis itu tanaman anggrek ditaruh diatas media dan akar diatur agar menyebar rata. Jangan sampai lupa batang tanaman diikat pada tiang penyangga tadi. Langkah terakhir, diatas akar ditambah media lagi secukupnya. Harus diingat, jangan sampai batang tanaman anggrek tertimbun oleh media tanam. Bagi yang menggunakanmedia pot plastik, pada bagian dasar pot isi pot dengan pecahan batu bata atau genteng secukupnya. bisa sampai 1/3 tinggi pot. Ini berguna untuk memperberat pot dan untuk penyaring. Tips Menanam Bunga Anggrek Supaya anggrek mempunyai pertumbuhan yang sempurna dan mempunyai warna bunga yang cerah ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan. Akar bibit bunga anggrek Seusai tiga bulan, pada umumnya akar akan mulai tumbuh dan biasanya sampai menyembul keluar dari tanah. Melihat kondisi ini mungkin Kamu akan langsung memasukan lagi akar yang menyembul tadi kedalam tanah. Tetapi, jangan lakukan hal tersebut, sebab justru akan membahayakan tanaman hias anggrek yang Kamu tanam. Sebaiknya yang mesti Kamu lakukan yaitu dengan memindahkan tanaman tersebut ke dalam pot yang ukurannya lebih besar. Batang bunga anggrek kadang tanaman hias anggrek mempunyai batang yang tinggi. Untuk menjaga batang tersebut supaya tidak mudah roboh, Kamu dapat menggunakan tiang penyangga pada batang. Tiang penyangga ini untuk memastikan bahwa batang anggrek tetap dapat berdiri tegak. Menempatkan pada suhu yang tepat Anggrek akan tumbuh dengan baik pada tempat yang memiliki suhu sekitar 14 derajat celcius sampai 36 derajat celcius. Bila Kamu dapat menjaga suhu secara rutin, Kamu dapat melihat anggrek yang Kamu tanam mengeluarkan bunga yang indah melampaui apa yang diinginkan. Cara memindahkan anggrek Jangan sekali-kali memindahkan tanaman hias anggrek secara sembarangan, sebelum mencabut bibit anggrek terlebih dulu siapkanlah pot baru yang akan dipakai sebagai tempat baru untuk anggrek. Sesudah pot baru sudah siap, barulah Kamu pindahkan tanaman anggrek ini. Pastikanlah posisinya sempurna dan tambahkan sedikit media tanam lain seperti pakis cincang. Sekian tips dan cara menanam bunga anggrek dari saya. Bagi Kamu yang masih pemula dan mau mencoba membudidayakan tanaman hias anggrek disarankan untuk membudidayakan anggrek hitam atau anggrek bulan. Selamat mencoba dan mempraktekkan cara menanam bunga anggrek. Lihat di sini berbagai varietas bibit tanaman bunga anggrek kami. MasukCaraMenanam Bunga Anggrek Dipohon dan Perawatannya! - Anggrek atau orchidaceae merupakan satu suku tumbuhan berbunga dengan anggota jenis terbanyak. Media tanam anggrek yang menempel pada dinding tembok dapat berupa alas yang terbuat dari lempengan pakis, serat sabut kelapa, atau bahan lain yang dapat digunakan untuk melekatkan tanaman dan JAKARTA, - Arang merupakan salah satu media tanam anggrek yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman tersebut. Media tanam ini memiliki beberapa keunggulan, seperti; tidak cepat lapuk dan tidak mudah ditumbuhi jamur maupun bakteri patogen penyebab penyakit tanaman. Sayangnya, media tanam ini sulit mengikat air dan miskin hara. Maka dari itu, perlu rutin menyiram dan memupuk tanaman agar bunga anggrek tetap tumbuh dengan baik. Media tanam anggrek diketahui cocok untuk menanam anggrek Dendrobium dan Cattleya. Lantas, bagaimana cara menanam anggrek dengan arang?Baca juga 5 Pilihan Media Tanam untuk Anggrek Dilansir dari buku Cara Tepat Merawat Anggrek, Rabu 21/9/2022, berikut tata cara menanam bunga anggrek di pot menggunakan media tanam arang. PIXABAY/DENIS DENAUM Ilustrasi bunga anggrek alat dan bahan Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum menanam anggrek yaitu menyiapkan alat dan bahan terlebih dahulu. Alat dan bahan yang diperlukan yaitu; bibit bunga anggrek, pot gerabah yang sudah memiliki lubang pada bagian bawah, tiang atau kawat penyangga, media tanam arang, dan pakis atau batang pinus halus. Bersihkan pot Pot yang akan digunakan untuk menanam dibersihkan terlebih dahulu. Cuci bersih pot tersebut dan tiriskan. Isi media tanam Pot yang sudah bersih kemudian diisi dengan media tanam. Isi 1/3 bagian pot dengan arang kayu kemudian 1/3 bagian lainnya diisi dengan pakis atau batang pinus yang sudah halus. Baca juga Simak, Ini Cara Menanam Anggrek dengan Sabut Kelapa Letakan anakan pada pot Cara menanam anggrek dengan arang yaitu dengan meletakan bibit anggrek di tengah pot yang sudah diisi media tanam. Atur akar agar akar tersebar merata. Caramembuat media tanam anggrek pakis sangat mudah. Namun, sebelum membuatnya Anda harus mengetahui langkah-langkahnya agar hasilnya bagus dan sesuai untuk pertumbuhan tanaman tersebut. Hal ini dikarenakan nantinya berfungsi sebagai tempat tumbuh tanaman sehingga akan mempengaruhi perkembangan dan kualitas dari bunga. Oleh karena itu, Anda Pakis cacah untuk anggrek, mungkin Anda sudah sering mendengar media tanam ini. Salah satu media tanam terbaik yang bisa membuat tanaman Anda tumbuh subur dan cantik. Memang, tanaman hias satu ini mudah untuk ditemukan di toko-toko bunga, tapi akan lebih asyik jika memiliki pohonnya sendiri. Anggrek juga merupakan salah satu tanaman paling digandrungi di Indonesia. Tanamannya tersebut memiliki banyak warna-warna cantik mulai dari merah, ungu, merah, putih, dan masih banyak lagi. Tidak heran jika tanamannya menjadi populer dan disukai oleh sebagian besar orang. Langkah Cara Menanam Tanaman Bermedia Pakis Cacah untuk Anggrek Meskipun merupakan jenis tanaman populer di Indonesia, tapi tertanya tidak semua orang bisa menanamnya. Sebenarnya, cara menanam dari tanaman ini cukup mudah, media yang digunakannya juga tidak aneh-aneh. Salah satu media anggrek yang sering digunakan adalah pakis, tapi ada juga lainnya seperti sabut kelapa dan air. Berikut adalah cara menanam tanaman anggrek menggunakan media pakis rajang atau cacah. Menyiapkan Bibit Sebelum menggunakan pakis cacah untuk anggrek, Anda perlu menyiapkan bibit tanamannya terlebih dahulu. Salah satu yang banyak disukai adalah dendrobium, tapi Anda bisa menggunakan jenis lainnya. Pilih bibit dengan kondisi sehat dilihat dari daun yang memiliki warna hijau cerah, lebar dan panjang. Selain itu, pilih tanaman yang akarnya tidak keluar dari dalam pot. Menyiapkan Alat dan Bahan Beberapa hal seperti alat dan bahan tentu dibutuhkan untuk membantu Anda dalam proses penanamannya. Beberapa diantaranya adalah arang, bibit, pot, dan juga pakis cacah untuk anggrek. Jika menggunakan pot, ada baiknya untuk memilih yang memiliki banyak lubang di bawah atau bagian sampingnya. Ini dikarenakan, tanaman anggrek membutuhkan udara atau ruang bernafas yang cukup untuk akar-akarnya. Mulai Menanam Ketika menanamnya, letakkan media pakis cacah untuk anggrek di bagian bawah kurang lebih 1/3 terlebih dahulu. Letakkan bibit anggreknya, dan tambahkan pakis rajang kembali dengan ukuran sama seperti sebelumnya. Lakukan Aklimatisasi Aklimatisasi merupakan proses penyesuaian tanaman dengan lingkungan barunya. Dengan menerapkan proses aklimitasi, pemiliknya bisa melihat seberapa tahan tanaman bisa bertahan hidup di tempat atau media pakis cacah untuk anggrek. Untuk melakukan prosesnya, Anda hanya perlu menyiapkan tanaman yang baru dipindah tanamkan seperti anggrek tadi. Tutup pot menggunakan plastik yang sudah dilubangi, tunggu hingga 3-5 hari. Lakukan Penyiraman Setelah melakukan proses aklimatisasi, Anda bisa mulai menyiram tanaman setelah hari ke 5. Untuk penyiramannya, Anda bisa menggunakan handsprayer untuk menyiram pada bagian daun di pagi dan sore hari. Ketika Anda menanam anggrek di musim hujan, ada baiknya untuk mengurangi frekuensi penyiramannya. Ini dikarenakan perpaduan pakis cacah untuk anggrek dan arang bisa menjadi tempat penyimpanan air dalam jumlah banyak. Pencegahan Hama Penyakit Seperti diketahui, makhluk hidup termasuk tanaman sangat rentan untuk terkena penyakit dan hama. Terutama adalah penyakit yang menyerang bagian akar dan daun hingga membuatnya mengalami kebusukan. Salah satu penyebab dari penyakit tersebut adalah dikarenakan kondisi cuaca buruk serta kadar air terlalu tinggi. Cara mencegahnya adalah dengan mengurangi intensitas penyiraman dan menggunakan fungisida atau bakterisida. Bercocok tanam tanaman hias anggrek sepertinya sudah dijadikan hobi baru bagi masyarakat Indonesia. Cara menanamnya yang mudah serta medianya tidak sulit dicari. Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai pakis cacah, Anda bisa mengunjungi website kami atau klik di sini untuk terhubung langsung dengan tim kami.
PROGRAMKREATIVITAS MAHASISWA MENEKAN PENGGUNAAN MEDIA TANAM AKAR PAKIS (Cyatheacontaminans (Hook.) Copel.) UNTUK BUDIDAYA ANGGREK DENGAN INOVASI MEDIA TANAM ARANG SEKAM BIDANG KEGIATAN PKM-GT Diusulkan oleh: Tantri Andari E3408 Dwi Fitria Astari Lubis A24080036/2008 Danti Kartika Sari E34090104/2009 INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2011 HALAMAN PENGESAHAN 1.
Bunga anggrek hijau. Image via Budidaya tanaman anggrek β Saat ini banyak sekali orang yang sengaja menanam bunga anggrek untuk dijadikan tanaman hias. Tidak cuma sekedar tanaman hias, budidaya tanaman anggrek juga bisa kamu jadikan peluang bisnis lho. Buat kamu para pecinta anggrek pastinya tidak mau ketinggalan juga kan? Tanaman anggrek famili orchidaceae adalah tanaman yang secara alami hidup pada ranting tanaman lain, tanaman anggrek tumbuh liar pada hutam diwilayah tropika yang memiliki cuah hujan tinggi. Namun dalam pertumbuhannya anggrek dapat ditumbuhkan dalam pot yang diisi dengan media tertentu. Tanaman anggrek dapat hidup pada media tanam seperti pot ada beberapa faktor yang mempengaruhi, seperti faktor lingkungan, sinar matahari, suhu dan kelembaban serta pemeliharaan meliputi pemupukan, penyiraman serta pengendalian. Tanaman Anggrek dan Pola Pertumbuhan Image via Pada perkembangannya, budidaya tanaman anggrek dibagi menjadi 2 jenis untuk dikembangbiakkan, yaitu anggrek epiphyt dan anggrek terrestris atau anggrek tanah. Anggrek epiphyt adalah tanaman anggrek yang hidup pada menempel pada tanaman lain namun tidak menggangu tanaman tersebut, sedangkan anggrek terrestris adalah tanaman anggrek yang hidup pada tanah humus yang subur. Sedangkan pola pertumbuhan tanaman anggrek terbagi menjadi 2 tipe yaitu simpodial dan monopodial. Anggrek tipe simpodial adalah tanaman anggrek yang tidak memiliki batang utama, bunga anggrek ke luar dari ujung batang dan berbunga kembali dari anak tanaman yang tumbuh. Kecuali pada tanaman anggrek jenis Dendrobium sp. dapat mengeluarkan tangkai bunga baru di sisi-sisi batangnya. Contoh dari anggrek tipe simpodial antara lain dendrobium sp., oncidium sp., cattleya sp. dan cymbidium sp. Anggrek tipe simpodial pada umumnya bersifat epifit. Anggrek tipe monopodial merupakan tanaman anggrek yang bercirikan titik tumbuh terdapat di ujung batang. Pertumbuhannnya lurus ke atas pada satu batang dan tangkai bunga muncul dari sisi batang di antara dua ketiak daun. Tanaman anggrek tipe monopodial antara lain arachnis sp., vanda sp., renanthera sp., phalaenopsis sp., dan aranthera sp. Image via Budidaya Tanaman Anggrek Dalam budidaya anggrek kamu perlu mengetahui media yang tepat untuk menanam bunga anggrek yang baik sesuai dengan jenis tanaman anggrek yang akan kamu tanam. Budidaya tanaman anggrek sebenarnya tidaklah rumit, tanaman anggrek bisa hidup menempel pada tanaman lain. Agar lebih maksimal untuk mengembangbiakkan tanaman anggrek, kamu perlu menyiapkan media tanam yang baik dan perlakuan khusus untuk perawatannya. Berikut teknis budidayanya. Persiapan Awal Sebelum Penanaman Persiapan awal yang perlu kamu lakukan adalah mempersiapkan tempat / lingkungan untuk membudidayakan anggrek, mempersiapkan media tanam untuk tanaman anggrek, dan penyiapan bibit tanaman anggrek. 1. Lingkungan Budidaya Anggrek Image via Lokasi yang bagus untuk pengembangbiakan tanaman anggrek yaitu lokasi yang mempunyai intensitas sinar matahari yang cukup baik, kualitas pertumbuhan tanaman anggrek sangat terpengaruh dengan intensitas sinar matahari yang didapat. Kadar kebutuhan cahaya matahari dari setiap jenis tanaman anggrek berbeda-beda, intensitas cahaya yang dibutuhkan tanaman anggrek terbagi menjadi 3 jenis kebutuhan. Kebutuhan pertama tanaman anggrek yang harus terkena sinar matahari secara langsung. Jenis tanaman anggrek yang cocok untuk dibudidayakan pada tempat terbuka adalah tanaman anggrek vanda, anggrek arachnis dan anggrek renanthera. Kebutuhan jenis kedua adalah jenis anggrek yang bisa tumbuh baik di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Jenis tanaman anggrek yang cocok untuk kondisi ini adalah anggrek ancedium, anggrek dendrobium atau anggrek cattleya. Kebutuhan cahaya jenis ketiga adalah tanaman anggrek yang tidak suka terkena sinar matahari, sehingga kamu perlu menyiapkan tempat teduh untuk membudidadayakn tanaman anggrek jenis ini. Tanaman anggrek tipe ketiga ini diantaranya jenis anggrek paphiopedilum dan anggrek phalaenopsis. Untuk membudidayakan tanaman anggrek pada kebutuhan jenis kedua dan ketiga kamu harus memiliki tempat yang khusus yang sudah dirancang sedemikian rupa agar bisa memaksimalkan pertumbuhan anggrek yang Anda tanam. Desain tempat bisa dibuat taman yang pada atapnya tertutupi jaring peneduh paranet. 2. Menyiapakan Media Tanam yang Baik Untuk menanam tanaman anggrek ada 2 cara yang bisa kamu lakukan. Kamu bisa menaman anggrek pada media pot atau ditempelkan pada pohon, kedua opsi ini bisa kamu jadikan pilihan untuk membudidayakannya. Baiknya media tanam yang kamu pilih menyesuaikan jenis dari tipe anggrek itu sendiri. a. Media Tanam Anggrek Pada Pot Persiapkan wadah / pot yang sesuai dengan karakteristik tanaman anggrek. Pemilihan pot yang biasa digunakan berukuran kecil dan transparan seperti pot plastik, bisa juga menggunakan pot tanah dan pot dari kayu. Rekomendasi dari aku sebaiknya menggunakan pot tanah liat yang dipinngirnya terdapat lubang-lubang kecil dengan diameter sekitar 2 cm, dengan begitu kamu lebih bisa memantau perkembangan akar dan lebih menyehatkan untuk tanaman anggrek. Kelemahan dari pot tanah liat lebih cepat berlumut pada dinding potnya, kamu harus sering memberiskannya, opsi lain kamu pergunakan pot transparan bisa dari platik, pot plastik tidak mudah ditumbuhi lumut dan kamu bisa memantau perkembangan akar tanaman. Untuk media tanam pertumbuhan akar tanaman anggrek yang bisa kamu gunakan diantaranya pecahan genteng atau batu bata merah, sabut kelapa, batu bara, arang dan bisa menggunakan serutan kayu dan kayu pakis. β Media tanam anggrek dari pecahan genteng / batu bata Image via Pecahan genteng / batu bata kelebihannya adalah baik untuk melekatnya akar anggrek, pengatur kelembapan sekitar akar, dan tempat menyimpan air serta larutan unsur hara. Kelebihan lain media ini tidak mudah melapuk serta mempunyai drainase dan aerasi yang cukup baik. Penempatan kedua media ini diletakkan didasar pot dengan mengisi 1/3 bagian dari volume pot. Pecahan batu bata mempunyai daya serap lebih besar dari pecahan genteng. Namun pecahan batu bata lebih cepat ditumbuhi lumut jika dibandungkan dengan pecahan genteng. Jika media tanam sudah ditumbuhi lumut sebaiknya segera diganti dengan media tanam baru. β Media tanam anggrek dari sabut kelapa Image via Media tanam anggrek dari sabut kelapa kelebihannya mempunyai daya penyimpanan air yang sangat baik dan mengandung unsur hara yang diperlukan tanaman anggrek. Penggunaan sabut kelapa pilihlah yang sudah berusia tua, kemudia dipotong-potong menyesuaikan ukuran pot bunga. Kelemahan sabut kelapa lebih cepat membusuk dari pada bahan media tanam lainnya. Teknik penggunaannya sebelum dimasukkan kedalam pot direndam dulu ke dalam larutan fungisida. Media tanam ini jika belum digunakan sebaiknnya disimpan ditempat yang sejuk dan kering karena jika dipergunakan bisa membusuk dan menjadi sumber penyakit tanaman anggrek. β Media tanam anggrek dari arang Image via Kelebihan dari media tanam anggrek dari arang yaitu memiliki kemampuan mengikat air yang cukup baik, namun masih lebih baik sabut kelapa. Kelebihan dari media arang yaitu tidak mudah lapuk, tidak mudah ditumbuhi cendawan dan bakteri. Arang memiliki sifat buffer yang maksudnya jika terjadi kesalahan pemupukan kelebihan dosis pupuk masih bisa ditolerir. Penggunaan media arang untuk budidaya anggrek sebaikanya direndam ke dalam larutan pupuk NPK terlebih dahulu. Selain pupuk NPK, perendaman dicampur dengan larutan fungsida untuk meminimalisir tumbuhnya jamur pada arang. β Media tanam anggrek dengan serutan kayu Image via Media tanaman dengan serutan / serpihan kayu lebih banyak digunakan untuk jenis anggrek tanah terestrial. Kelebihan dari serutan kayu mempunyai drainase dan aerasi yang baik. Namun lemah dalam daya simpan air. Kelemahan yang terdapat untuk serpihan kayu yaitun minim unsur hara yang baik terutama nitrogen. Serutan kayu cukup lambat pada proses pelapukan karena kayu banyak mengandung senyawa yang sulit terdekomposisi, seperti hemiselulosa, selulosa, dan lignin. Penggunaan media ini yaitu dengan cara direndam dulu didalam larutan pupuk urea dan TSP. Pencegahan hama dan penyakit pada media tanam jenis ini, saat perendaman dengan pupuk bisa ditambahkan larutan pestisida. β Media tanam anggrek dengan kayu pakis Image via Media tanam anggrek mengguankan kayu pakis, pakis termasuk kedalam tumbuhan paku-pakuan namun tumbuh cukup besar dan memiliki kayu pada batangnya. Tekstur kayu pakis berbeda dengan kayu pohon pada umunya. Kayu pakis memang sukar melapuk, namun baik dalam pengikatan air pada kayu serta memiliki kemampuan drainase dan aerosi yang baik. Kayu pakis yang digunakan di dalam pot dipotong dalam bentuk cincangan yang tidak terlalu halus. Potongan yang halus menyebabkan kelembapan tinggi yang bisa menimbulkan penyakit busuk akar. Untuk menghindari hama dan penyakit yang membuat akar tanaman anggrek menjadi busuk, kayu pakis perlu dicelup ke larutan fungisida, bisa dicampuk dengan insektisida agar tidak menjadi sarang serangga seperti semut. Sebelum digunakan potongan kayu pakis direndam ke dalam larutan pupuk NPK. b. Media Tanam Anggrek Cara Di Tempel Tanaman anggrek yang bisa tumbuh dengan cara menempelkan diri pada tanaman lain disebut epifit. Media tanamnya cukup menggunakan pohon saja, ada juga sebagian orang menanam anggrek pada tiang beton atau pada dinding rumahnya. Dengan perawatan sederhana yaitu dengan penyiraman rutin dan diberi tambahan media seperti potongan kayu pakis dan sabut kelapa anggrek bisa hidup pada tiang beton dan akarnya bisa menjalar menempel pada dinding tiang tersebut. Namun jika untuk di budidayakan, cara ini tidak disarankan karena lingkungan perkotaan dan jauh dari lingkungan hutan sangat tidak sesuai dengan habitat asli tanaman anggrek. Dengan begitu hasil pertumbuhan anggrek menajadi tidak maksimal dan bunga yang dihasilkan juga tidak selebat dan seindah dengan cara penanaman pada media pot. 3. Menyiap Bibit Tanaman Anggrek Pembibitan tanaman anggrek bisa menggunakan 2 cara, yaitu dengan cara konvensional dan dengan cara kultur jaringan kultur in vitro. a. Pembiakan Anggrek Cara Konsensional Pembiakan dengan cara lama dibagi lagi menjadi dua jenis yaitu cara vegetatif dan generatif. β Cara vegetatif Image via Cara vegetatif yaitu dengan cara pemisahan atau pemecahan dari rumpun tanaman anggrek kemudian dipindahkan ke media tanam yang lain. Bibit yang diambil adalah tunas dari tanaman induk yang sudah memiliki akar, tunas tadi menjadi bibit baru untuk di tanam di media tanam yang baru. β Cara generatif Cara Generatif yaitu penumpuhan bibit anggrek dari biji anggrek, biji anggrek sangat kecil dan tidak mempunyai endosperm cadangan makanan. Perkecambahan biji anggrek di alam bebas sangat sulit tanpa bantuan jamur yang bersimbiosis dengan biji tersebut. Jika kamu melakukan pembibitan dari biji anggrek untuk di budidayakan juga memerlukan waktu cukup lama. Dari biji sampai tumbut bibit kecil memerlukan waktu sekitar 3 bulan. Setelah masuk usia 3 bulan belum langsung dipindahkan ke pot utama tanaman anggrek. Image via Bibit anggrek perlu dipindahkan ke pot yang agak besar berdiameter 6 cm β 12 cm. Pada masa ini bibit perlu perawatan rutin seperti pemupukan, penyiraman dan penjagaan dari hama dan serangga karena sangat rentan terhadap gangguan hama dan penyakit. Setelah bibit anggrek tumbuh lebih besar ditandai munculnya daun-daun dan muncul akar yang mulai menjalar. Kira-kira setelah 3 bulan dari pemindahan pertama, pada usia ini bibit anggrek siap ditanam di pot utama berdiameter sekitar 12 cm β 20 cm. Pada masa ini tanaman anggrek bisa dijual dan siap dipasarkan. b. Pembiakan Anggrek Kultur Jaringan kultur in vitro Secara umum, kultur jaringan didefinisikan sebagai cara untuk memperbanyak jenis tanaman dengan mengisolasi bagian tertentu yakni bagian jaringan meristem. Misalnya mata tunas atau daun, dapat menumbuhkan bagian tersebut pada media buatan yang aseptik , dibantu dengan zat-zat pengatur tumbuh. Image via Keunggulan utama dari kultur jaringan adalah untuk mendapatkan tanaman baru dalam jumlah banyak dalam waktu yang relatif singkat. Dengan metode kultur jaringan bibit yang dihasilkan mempunyai sifat fisiologi dan morfologi sama persis dengan tanaman induknya. Selain itu bibit yang dihasilkan juga bisa sifat unggulan. 4. Perawatan Tanaman Anggrek Pemindahan Tanaman ke Media Tanam Sebelum melakukan pemindahan tanaman anggrek, kamu harus menyiapkan media tanam terlebih dahulu. Budidaya tanaman anggrek umunya menggunakan media tanam dengan pot dari tanah liat. Pot media tanam ditaruh diatas rak-rak lokasi budidaya. Selain itu jika kamu ingin menghias tempat budidaya kamu, penenpatan pot bisa kamu gantung dengan media kawat yang dibuat seperti tempat jemuran. Pot tanaman anggrek sebaiknya memang ditaruh dirak atau menggantung, karena jika pot menempel langsung pada permukaan tanah tanamaman anggrek lebih mudah diganggu hama seperti bekicot dan keong, selain itu drainase aerosi ketika dilakukan penyiraman juga tidak berfungsi maksimal. Keuntungan lain dari menempatkan tanaman dirak atau digantung yaitu sinar matahari bisa menembus sela-sela tanaman, sirkulasi udara bisa berjalan lancar. Selain itu pertumbuhan lumut di badan pot bisa dihambat. Perawatan tanaman anggrek memang banyak memperhatikan kualitas media tanam yang digunakan, kamu perlu runting mengganti media tanam maupun pot jika memang sudah tidak layak. Jika media tanam semisal kayu pakis banyak ditumbuhi lumut, kamu perlu mengganti kayu pakis yang baru. Tujuannya agar akar anggrek tetap sehat. Jika pertumbuhan akar anggrek juga sudah lebat, kamu perlu memindahkan tanaman anggrek ke pot yang baru repotting dan ditambah dengan media tanam yang lebih banyak. Hal ini dimaksudkan agar pertumbuhan tanaman anggrek tidak terhambat dan bisa berbunga lebat. Repotting tanaman anggrek yang sudah mulai besar. Image via Pemupukan Masa Tanam Pemupukan yang baik dilakukan dengan penyemprotan, pemupukan sebaiknya juga dilakukan pada daun tanaman anggrek. Karena pembuluh daun pada tanaman anggrek bisa menerima 90% asupan nutrisi sedangkan akar hanyak menerima 10%. Bagi pecinta tanaman anggrek, pupuk yang biasa digunakan bernama dekastar. Dekastar mampu mempercepat tumbuhnya tunas, melebatkan daun, merangsang munculnya bunga dan menyburkan tanaman. Selain dekastar untuk pemupukan anggrek bisa menggunakan NPK. Pemupukan menggunakan NPK memiliki dosis yang berbeda-beda dari setiap masa pertumbuhan tanaman. Kuantitas pupuk dapat mengatur keseimbangan pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman. Pada masa fase pertumbuhan vegetatif tanaman anggrek yang masih kecil, perbandingan pemberian pupuk NPK adalah 301010. Fase pertumbuhan vegetatif tanaman angrek yang berukuran sedang, perbandingan pemberian pupuk NPK adalah 101010. Sedangkan pada fase pertumbuhan generatif yaitu untuk merangsang tnaman untuk berbunga, perbandingan pemberian pupuk NPK adalah 103030. Image via Pemupukan baiknya dilakukan pada pagi hari dan sore hari setiap 3 hari sekali menggunakan penyeprot tanaman bisa memakai sprayer / nosel, semprotkan pada bagian daun dan akar tanaman anggrek. Penyiraman Penyiraman anggrek juga menggunakan teknik menyemprot spraying, sebenarnya tanaman anggrek tidak suka dengan asupan air yang berlebihan karena akan menjadikan media tanam menjadi becek rentan merusak pertumbuhan akar. Image via Penyemprotan yang baik adalah pada bunga daun dan batang untuk meminimalisir serangan hama dan tumbuhnya penyakit. Bunga anggrek jika rutin disemprot akan mekar dengan segar dan cantik, Penyemprotan bisa dilakukan 2 kali sehari pagi dan siang hari sebelum pemupukan. Pada musim kemarau, penyiraman bisa dilakukan sampai 3 kali sehari, satunya pada saat malam hari. Peluang Bisnis Image via Hal istimewa yang dimiliki tanaman anggrek terletak pada penampilannya, kamu perlu menjaga kualitas dan keindahan tanaman anggrek agar mempunyai nilai jual yang tinggi. Ada beberapa hal untuk menjaga kualitas penampilan yaitu waktu pasca panen dan pasca produksi. Faktor yang mempengaruhi mutu pasca panen anggrek adalah tingkat ketuaan bunga, suhu, pasokan air, perawatan media tanam dan pot serta penanggulangan hama. hal lainnya yang mempengaruhi produksi anggrek pot antara lain kultivar, stadia pertumbuhan, cahaya, medium, pemupukan, temperatur dan lama pengangkutan. Sebagai hobi yang menyenangkan, bunga anggrek selain untuk menghias pekarangan rumah kamu bisa kamu biakkan dan kamu eksplorasi dengan melakukan perkawinan silang. Jika pertumbuhan anggrek kamu banyak, sebagian bisa untuk kamu jual. Anda bisa menjualnya dengan range harga mulai dari Rp. β Rp.Jakarta - Anggrek merupakan tanaman hias beragam jenis yang banyak digandrungi. Meski menanamnya tidak terlalu sulit, pemula musti memperhatikan beberapa tahapan menanam anggrek berikut terdapat delapan tahapan yang perlu Anda lakukan saat menanam anggrekSiapkan Media TanamBeberapa media tanam yang dapat digunakan ialah potongan pakis dan arang, tekstur pakis yang berongga dapat membuat akar anggrek bernapas dengan baik. Selain potongan pakis, Anda juga bisa memanfaatkan serabut Pot Tanah LiatPot tanah liat baik untuk perkembangan tanaman anggrek. Sebab pot tanah liat mampu menyerap air ketika anggrek disiram berlebihan, berbeda dengan pot plastik yang tidak mampu menyerap PotBuatlah satu lubang di dasar pot bagian tengah, hal ini berguna sebagai jalan keluarnya Potongan Pakis di Dasar PotBerilah dasar pot dengan potongan pakis, hal ini bermanfaat sebagai jalan keluarnya air, dan agar akar anggrek tidak menjalar ke bagian Bibit AnggrekLetakkan bibit anggrek tepat di tengah pot, berhati-hatilah saat melakukan proses ini. Sebab batang anggrek dapat patah jika Anda memegangnya terlalu Menggunakan Arang dan Potongan PakisIklan Tutuplah bibit anggrek dengan varian arang dan potongan pakis, namun jangan menutupnya terlalu padat, karena dapat menyebabkan akar anggrek sulit Anggrek Tegak LurusPastikan bibit anggrek yang sudah ditanam berada dalam posisi tegak lurus, Anda bisa menggunakan bantuan tali rafia untuk mengikat anggrek. Namun jangan mengikat terlalu kencang, sebab saat anggrek sudah tumbuh dengan baik tali bisa segera Secara RutinSiramlah tanaman anggrek secara rutin, namun jangan berlebihan menggunakan air. Anda bisa menggunakan semprotan air untuk menyiram delapan cara menanam anggrek bagi pemula, jadi tidak perlu bingung ANA HARAHAPBaca Peneliti Temukan 3 Spesies Baru Anggrek dari Aceh, Kalimantan dan Papua.